RSS

Cinta dan Waktu


Saat itu, ada sebuah pulau dimana semua Perasaan tinggal yang namanya adalah : Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan semua orang lain, termasuk Cinta. Suatu hari diumumkan kepada semua Perasaan bahwa pulau akan tenggelam, Sehingga semua perasaan tadi membuat kapal. Kecuali  " Cinta " yang hanya berdiam diri.

Cinta adalah satu-satunya yang tinggal. Cinta ingin bertahan hingga saat terakhir.

Ketika pulau itu hampir tenggelam, Cinta memutuskan untuk meminta bantuan.

Secara kebetulan Kekayaan lewat persis di depan Cinta dengan kapalnya yang besar nan megah dan Cinta pun berkata,

"Kekayaan !,bolehkan saya menumpang dikapalmu ? "
" Tidak boleh, barang bawaanku banyak ada emas ,perak dan perhiasan yang lain, aku tidak punya tempat lagi buat kamu !" jawab Kekayaan sembari berlalu.

Cinta memutuskan untuk bertanya kepada Kesombongan yang juga lewat dengan sebuah kapalnya yang indah.

"Kesombongan !, tolong aku,pliz..."
" saya tidak bisa menolongmu, tubuhmu basah begitu, nanti kapalku rusak. ! " ketus Kesombongan dan berlalu.

Cinta makin khawatir dan menangis.Volume air semakin banyak, tubuhnya hampir ditutupi dengan genangan air.

Dari kejauhan Kesedihan datang dengan kapal dan mendekati Cinta .
" Kesedihan !, bawalah aku dengan kapalmu,pliz..."
"oh..Cinta, aku sedang sedih,Aku ingin menyendiri.Aku tidak mau diganggu siapapun " jawab Kesedihan dengan muka lesu.

Sesaat kemudian Kebahagian juga lewat dengan kapalnya persis didepan Cinta.Namun saking bahagianya Kebahagiaan tidak memperdulikan perkataan Cinta dan terus melaju dengan kapalnya .

Tiba-tiba terdengar sebuah suara dan berkata :
"Mari ikutlah denganku !"
ternyata suara itu adalah suara dari salah satu orang dari beberapa  "Orangtua" yang menghampiri Cinta.

Cinta merasa sangat bersyukur dan senang sekali, bahkan dia lupa menanyakan kemana " Orangtua  " tersebut akan membawanya.
Ketika mereka tiba di daratan, sesosok " Orangtua " yang mengajak Cinta tadi berlalu dan meninggalkan Cinta dan  " Orangtua " yang lainnya. Cinta tmenyadari,bahwa dia telah berhutang budi terhadap sesosok "Orangtua " tersebut.

Beberapa saat kemudian Cinta bertanya kepada Pengetahuan, salah satu dari "Orangtua" tersebut .
" Siapa yang menolong saya tadi ? "
"Dia adalah Waktu !, jawab Pengetahuan.
"Waktu ?,tanya Cinta dengan penasaran.
" Kenapa Waktu mau menolongku ? " Cinta semakin penasaran.

Lalu kemudian dengan senyum dan bijak Pengetahuan menjawab dan merengkul Cinta dengan penuh kasih sayang.
" Karena hanya Waktu yang mampu memahami betapa berharganya " CINTA " itu.


Mari bergabung di facebook :
- Page :  Ásy Síagían is My friend
- Group : i have no Diary





0 comments:

Posting Komentar